Menyerahkan Form Izin Kehadiran

Kehadiran merupakan dasar penting dalam membentuk disiplin dan tanggung jawab, baik di lingkungan sekolah maupun dunia kerja. Di jurusan DPIB SMK Negeri 6 Kota Bekasi, kehadiran siswa berpengaruh terhadap proses pembelajaran, penilaian karakter, serta kepercayaan mitra industri, khususnya saat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Sebagai bagian dari penanaman budaya kerja profesional, sekolah menyediakan Form Izin untuk mencatat dan mengelola izin siswa secara tertib. Ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Terdapat tiga jenis izin yang dapat diajukan oleh peserta didik.

1. Izin Sakit

Peserta didik yang tidak hadir karena sakit wajib menyertakan Surat Keterangan Dokter (SKD) atau surat kontrol untuk keperluan kontrol/berobat jalan.

Hal ini bukan semata-mata untuk membebani siswa yang sedang sakit, melainkan untuk menanamkan kedisiplinan dan kebiasaan mengikuti prosedur resmi sebagaimana berlaku di dunia kerja profesional.

Izin sakit dengan SKD berarti peserta didik berobat dan berobat adalah ikhtiar untuk menyembuhkan diri. Dengan demikian, kewajiban menyertakan SKD atau Surat Kontrol adalah bagian dari pendidikan karakter: melatih kejujuran, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap prosedur yang berlaku.

2. Izin Penting Terencana

Digunakan untuk kegiatan penting yang telah direncanakan sebelumnya (misalnya urusan keluarga atau keagamaan). Pengajuan izin ini harus diajukan minimal 2 hari sebelum izin, agar dapat dipertimbangkan dengan baik dan tidak mengganggu proses belajar.

Siswa dipersilakan untuk mengunduh file Form Izin Penting Terencana melalui tautan yang tersedia di bawah ini 

3. Izin Darurat

Berlaku untuk situasi mendesak dan tak terduga seperti musibah atau kondisi darurat keluarga. Dalam kasus ini, siswa cukup menghubungi wali kelas atau guru BK secepat mungkin. Karena sifatnya yang penting, izin darurat akan langsung diproses.

Dengan sistem ini, DPIB SMK Negeri 6 Kota Bekasi berkomitmen untuk menjaga profesionalitas siswa sejak dini serta memperkuat hubungan yang positif dan berkelanjutan dengan dunia industri. Sinkronisasi budaya kerja sekolah dengan industri adalah kunci menuju keberhasilan program PKL dan masa depan karier siswa.